Djamal Aziz Tantang Pelaku Pengaturan Skor untuk Lapor ke Polisi

Djamal Aziz Tantang Pelaku Pengaturan Skor untuk Lapor ke Polisi

Djamal mengaku bahwa sejak tahun 2003 silam, isu demi isu tentang pengaturan skor sudah banyak terdengar, namun sampai sekarang isu itu tak terbukti kebenarannya.

Saat ini, Carut marut sepakbola Tanah air kian diperpanas dengan munculnya dugaan pengaturan Skor yang terjadi di kompetisi sepakbola Nasional yang melibatkan banyak pihak mulai dari pelatih, pemain, wasit sampai petinggi PSSI dan bandar judi internasional. Awalnya, tudingan ini mengarah kepada hasil akhir laga perebutan medali perunggu SEA Games 2015 antara Vietnam U-23 melawan Indonesia U-23 yang berakhir dengan skor telak 5-0. Kemudian dugaan demi dugaan lain bermunculan yang mengacu pada turnamen Indonesian Super League.

Terlebih lagi kemunculan seorang narasumber Mr.X yang mengaku sebagai mantan pelaku Mafia Sepakbola. Mendengar hal ini, Djamal Aziz selaku anggota Exco PSSI menantang Mr. X untuk membuktikan perkataannya.

“Sejak tahun 2013 saya ada di PSSI, tentang Match Fixing ini telah beredar rumor-rumor, saya menantang Mr X untuk membongkar siapa-siapa saja mafia bola itu” Ujar Djamal Aziz.

Tantangan tersebut kemudian ditanggapi oleh Mr X, dimana yang bersangkutan mengaku belum berani membeberkan semuanya karena akan membahayakan keselamatan diri dan keluarganya.

“Saya belum berani Lapor Polisi karena ancaman juga untuk melindungi keluarga saya” Jawab Mr. X.

Selain Djamal Aziz dan Mr. X ada beberapa tokoh yang juga hadir dalam perbincangan itu, antara lain Ketua Tim Transisi, Bibit Samad Rianto, kemudian eks Pelatih Persipur, Gunawan, dan eks Anggota Tim Sembilan, Djoko Susilo.

Di Usia 28 Tahun, Messi Sudah Mampu Catatkan 3 Rekor Fantastis

Di Usia 28 Tahun, Messi Sudah Mampu Catatkan 3 Rekor Fantastis

Lionel Messi berhasil mencatatkan tiga buah rekor fantastis di usianya yang baru menginjak 28 tahun, dimana ketiga rekor tersebut telah membuktikan dirinya sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepakbola.

Memang, sejak pertama kali muncul di akademi La Masia milik Barcelona, banyak pihak yang memprediksi bahwa sosok La Pulga akan menjadi salah satu tumpuan Barcelona di masa mendatang. Benar saja, sejak diberi kesempatan debut pada tahun 2004 silam bersama tim utama Los Catalan, Messi langsung menjadi pusat perhatian dunia. Namanya semakin melambung sejak tahun 2006 silam, dan akhirnya dia selalu menjadi langganan skuat utama el Barca.

Sejak saat itu sampai sekarang, Messi sangat jarang menghangatkan bangku cadangan Barcelona, dan secara bersamaan juga La Pulga berhasil mencatatkan sejumlah rekor fantastis yang membuat dunia mengakui akan kualitasnya sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah sepakbola.

Yang pertama adalah rekor empat Trofi Ballon d’Or secara empat tahun beruntun yang diraih Messi sejak 2009 hingga 2012, dimana rekor tersebut menjadikannya sebagai yang pertama dan satu-satunya sampai saat ini. Belum ada pemain dalam sejarah yang mampu meraih empat penghargaan Ballon d’Or dan dalam empat tahun beruntun.

Sedangkan rekor keduanya adalah melampaui torehan gol terbanyak sepanjang sejarah La Liga Spanyol milik Telmo Zarra (251) yang bertahan selama 59 tahun. Messi kini telah mengumpulkan 286 gol dari 315 pertandingan di La Liga untuk Barcelona.

Dan yang terakhir adalah Rekor Top Skorer sepanjang sejarah Liga Champions Eropa bersama Cristiano Ronaldo dengan total 77 Gol.

Gerrard Akui Menyesal Tak Pernah Dilatih Jose Mourinho

Gerrard Akui Menyesal Tak Pernah Dilatih Jose Mourinho

Menurut Gerrard, Jose Mourinho bisa mengubahnya menjadi pemain yang lebih baik lagi, namun sama sekali tak ada penyesalan karena pernah menolak tawaran The Special one saat tangani Chelsea.

Mantan Kapten Liverpool FC, Steven Gerrard tak bisa menyembunyikan rasa kecewanya lantaran tak pernah bekerja dibawah arahan pelatih sekaliber Jose Mourinho. Sebagaimana diketahui, Jose Mourinho memang sudah mengaku bahwa dirinya beberapa kali pernah mencoba untuk datangkan Sang Gelandang Inggris, mulai dari saat masih tangani Chelsea, kemudian Real Madrid dan Inter Milan, namun tak satupun dari tawaran The Special One yang diterima oleh Gerrard. Sang Kapten menunjukkan loyalitasnya dengan Liverpool, klub kota asalnya dan klub yang dia cintai sepanjang karir.

“Saya suka dengan sosok Manajer dan Pribadi seperti Mourinho, saya mempunyai hubungan jauh dengan dia selama bertahun-tahun lamanya, namun saya menyesal karena tak pernah menjadi anak asuhnya karena tahu bahwa dia akan mampu menjadikan saya pemain yang lebih baik lagi”

“Saya tahu dia akan meraih banyak gelar bersama saya, namun jika melihat masa lalu, sekarang saya tidak menyesal tidak bergabung dengan Chelsea, sama sekali tak ada rasa penyesalan. Saya bahagia dengan keputusan yang saya ambil, hubungna saya dengan Liverpool, klub yang sekaligus sebagai kota Kelahiran saya. Saya mungkin tak bisa meraih gelar juara selama beberapa waktu bersama Liverpool, namun saya merasa bahagia, dan itu bukan sekedar soal memenangkan trofi juara” Ujar Gerrard seperti dilansir ESPN.

Ini Perbedaan CR7 dan Lionel Messi menurut Azpilicuetta

Ini Perbedaan CR7 dan Lionel Messi menurut Azpilicuetta

Pada intinya, menurut bek andalan Chelsea dan Tim Nasional Spanyol itu, kedua pemain tersebut sama-sama luar biasa, namun memiliki peran dan kelebihan yang berbeda-beda.

Memang, perdebatan antara siapa yang lebih baik antara Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi sampai saat ini masih terus memunculkan beda pendapat dikalangan tokoh sepakbola, legenda, pelatih bahkan sesama pemain. Namun, banyak juga yang menolak untuk membandingkan kedua pemain tersebut, karena menurut mereka keduanya memiliki skill yang berbeda-beda, peranan yang berbeda, walau memiliki tujuan yang sama, memenangkan pertandingan untuk tim.

Bek Spanyol dan Chelsea, Cesar Azpilicuetta ternyata memiliki pandangan sendiri tentang Messi dan CR7. Menurutnya, kedua pemain tersebut masing-masing punya kelebihan yang luar biasa dibandingkan pemain-pemain lain saat ini.

“Tidak keduanya (yang saya pilih lebih baik) karena mereka dua sangat bagus, mereka memiliki perbedaan. Messi bisa menjaga bola sangat dekat dengan kakinya dan sangat sulit untuk merebut bola itu darinya, sedangkan Cristiano Ronaldo bisa mencetak gol dari sisi manapun” Ujar Azpilicuetta kepada Marca.

Dalam persaingan keduanya musim kemarin, Messi sedikit lebih mentereng secara tim karena memenangkan treble winner bersama Barcelona, sementara itu Cristiano Ronaldo nirgelar bersama Real Madrid, tapi mencetak sedikit lebih banyak gol ketimbang Messi.

Keduanya tentu akan kembali bersaing satu sama lain untuk memperebutkan penghargaan Ballon d’Or tahun ini, menurut anda siapa yang pantas menang?

AC Milan Masih Berpeluang Gaet Jackson Martinez

AC Milan Masih Berpeluang Gaet Jackson Martinez

AC Milan dan Atletico Madrid memang menjadi opsi bagi penyerang Tim Nasional Kolombia ini, namun keputusan baru akan dia ambil pekan depan.

Kabar gembira bagi para pendukung AC Milan karena klub kesayangan kalian masih berpeluang mendapatkan penyerang apik Tim Nasional Kolombia milik FC Porto, Jackson Martinez pada bursa transfer musim panas ini. Peluang tersebut masih ada karena sang pemain yang kini sedang berkiprah di ajang Copa America 2015 bersama timnas Kolombia mengaku belum mencapai kesepakatan apapun dengan Atletico Madrid, klub yang selama ini dikaitkan dengan mereka.

Hal ini dikatakan Martinez kepada A Bola setelah berhasil mengantarkan Kolombia ke babak perempat final copa America 2015. Sang pemain juga menyebut bahwa AC Milan masih menjadi salah satu opsi masa depannya yang mana baru akan diputuskan pekan depan.

“Saya tidak tahu, apakah saya akan bermain bagi Atletico Madrid atau tidak. Atletico dan AC Milan adalah dua opsi bagi saya, dan semua tak tergantung saya, namun semuanya akan terlihat jelas pekan depan” Ujar Sang penyerang kepada A Bola.

Menurut informasi yang kami dapatkan, pihak FC Porto membanderol harga 30 Juta Euro untuk penyerang berusia 28 tahun tersebut, namun jika berkaca dari pengalaman sebelumnya, AC Milan sepertinya akan membayar banderol tersebut dengan sistim dicicil, karena seperti kita tahu, klub-klub Italia saat ini termasuk AC Milan sendiri sedang mengalami masalah keuangan yang cukup serius.

Fernando Llorente Akui Belum Ingin Tinggalkan Juventus

Fernando Llorente Akui Belum Ingin Tinggalkan Juventus

Mantan pemain Athletic Bilbao ini mengetahui sejumlah rumor yang beredar di media tentang masa depannya, namun karena baru saja menikah, Llorente hanya berpikir tentang bulan madu bersama sang istri.

Seperti diketahui, Juventus telah berhasil mendatangkan dua penyerang anyar pada bursa transfer musim panas ini yang mana diantaranya adalah Paulo Dybala dan mario Mandzukic. Itu berarti, Juventus kini memiliki segerumun penyerang handal, mulai dari Alvaro Morata, Carlos Tevez, Kingsley Coman, Dominico Berardi, Simone Zaza, Fernando Llorente dan Paulo Dybala. Namun tentu saja salah satu atau dua diantara mereka bakal meninggalkan Juventus karena banyaknya pesaing di lini depan tim.

Yang pertama Carlos Tevez, penyerang berjuluk El Apache ini diyakini akan menjalani akhir karirnya bersama dengan mantan klub, Boca Juniors. Kemudian yang kedua ada Fernando Llorente, dimana sejumlah media Italia yakin bahwa eks pemain Athletic Bilbao itu akan meninggalkan Turin dalam waktu dekat. Namun Llorente sendiri berharap bisa bertahan di Juventus lebih lama lagi, dan sampai saat ini dia belum memikirkan spekulasi yang beredar di media.

“Sekarang, saya masih belum ingin meninggalkan Juventus, saya akan berbicara dengan klub tentang masa depan saya. AS Monaco? Saya mendengar rumor tersebut, tapi saya baru saja menikah dan lebih dulu fokus pada bulan madu bersama istri saya” Ujar Llorente kepada Mediaset.

Llorente didatangkan dari Athletic Bilbao pada tahun 2013 lalu dengan status Free Transfer, sejauh ini dia telah mencatatkan 27 gol dari 90 penampilan di berbagai ajang.

Benitez Angkat Bicara Soal Rencana Tur Pra Musim Real Madrid

Benitez Angkat Bicara Soal Rencana Tur Pra Musim Real Madrid

Walau memprediksi bahwa latihan Pra Musim nanti akan membuat para pemain merasa kelelahan sebelum memulai kompetsi, Tapi Benitez tetap menegaskan antuasmenya karena merupakan bagian dari kewajiban klub.

Real Madrid juga akan menggelar Tur Pra musim yang mana sejumlah negara Asia bakal jadi destinasi mereka. Terkait hal ini, Pelatih anyar Rafael Benitez menganggap bahwa Tur Pra Musim nanti bisa saja membuat para pemainnya merasa kelelahan dengan kebugaran yang terkuras karena harus melakukan perjalanan jauh. Namun Sang pelatih tahu betul bahwa Tur Pra musim adalah kewajiban tiap klub untuk mendapat pengakuan dari seluruh Belahan Dunia, terlebih bagi Real Madrid sebagai salah satu klub terbesar dunia.

Selain itu, menurut mantan pelatih Napoli, Tur Pra Musim juga bisa menjadi ajang bagi para penggawa Real Madrid untuk saling mengenal dan beradaptasi dengan dirinya.

“Dengan tanggung jawab yang besar terkait dengan tugas mewakili klub di seluruh dunia, kami sadar bahwa Real Madrid memiliki pengaruh yang besar, kami harus mampu menjalankan apa yang memang telah menjadi komitmen klub dan melakukan Latihan Pra Musim. Hal itu memang tak mudah, tapi Real Madrid wajib melakukannya”

“Fasilitas Latihan nantinya juga akan memegang faktor kunci, kami merupakan sosok professional dan kami akan memanfaatkan waktu yang ada untuk saling mengenal satu sama lain” Ujar Benitez seperti dilansir situs resmi klub.

Menurut informasi yang kami dapatkan, Tur Pra Musim itu sendiri direncanakan berlangsung mulai pertengahan bulan Juli mendatang.

Andrea Pirlo Bantah Punya akun Instagram

Andrea Pirlo Bantah Punya akun Instagram

Melalui akun twitternya, Pirlo membantah telah memiliki akun instagram, sebagaimana akun instagram beralamat @PirloOfficial telah mengumumkan kepindahan sang pemain menuju New York City FC.

Sebelumnya, gencar dikabarkan bahwa gelandang 35 tahun Tim Nasional Italia itu akan menyudahi karir panjangnya di Serie A Italia dengan menuju klub Major League Soccer, New york City FC musim depan. Keinginan Pirlo ini dipercaya murni karena sang pemain sendiri yang bertekad untuk tidak membela klub italia Lainnya, menyusul pernyataan sang Maestro beberapa waktu lalu, bahwa Juventus adalah Tim Italia terakhir yang dia bela. Belum lagi, Pirlo kini sedang menikmati liburan musim panas di Negeri Paman Sam, yang diyakini sebagai tanda bahwa sang pemain Flamboyan itu benar-benar akan berkarir di Major League Soccer.

Kabar ini semakin menjadi-jadi ketika akun instagram beralamat @PirloOfficial yang mengatas namakan sang pemain mengkonfirmasi bahwa Pirlo telah sepakat dengan kepindahannya menuju New York City FC, klub yang kini dibela oleh dua mantan bintang Eropa, Frank Lampard dan David Villa. Namun Pirlo melalui akun twitternya membantah telah memiliki akun Instagram.

“Halo, selamat pagi semuanya, saya ingin mengkonfirmasi lagi bahwa saya tidak memiliki akun instagram, kalaupun saya punya, maka itu akan terasa sulit dengan bahasa Italia yang tepat” Kicau Pirlo melalui akun twitter resminya.

Adapun selain diisukan bakal bergabung dengan New York City FC, Pirlo juga dikaitkan dengan klub Liga Australia, Sydney FC.

Allegri Masih Kesal akan Kegagalan Treble Winner Juventus

Allegri Masih Kesal akan Kegagalan Treble Winner Juventus

Mantan Allenatore AC Milan itu berpendapat bahwa sebenarnya Juventus memiliki peluang yang bagus di Final Liga Champions Eropa, hanya saja Barcelona lebih dulu berhasil memanfaatkan peluang yang ada.

Musim lalu, Juventus memang tampil diluar dugaan publik, tim berstatus underdog yang baru saja ditinggalkan pelatih sukses mereka, Antonio Conte justru berhasil kembali menjuarai Serie A Italia, kemudian mengakhiri paceklik gelar Coppa Italia, dan yang paling mengejutkan adalah melangkah sampai ke final Liga Champions Eropa usai singkirkan Real Madrid di babak semifinal. Sayangnya, Juve yang berada di ambang treble winner gagal menang di laga final, mereka kalah dari Barcelona dengan skor akhir 1-3.

Pelatih Massimiliano Allegri secara pribadi masih menyesalkan kekalahan tersebut, namun dia tetap mengapresiasi penampilan skuat asuhannya yang bermain luar biasa, terutama sang kapten dan palang pintu terakhir lini pertahanan Juventus, Gianluigi Buffon.

“Sejatinya, ini adalah tahun yang amat penting bagi kami. Juventus hanya terjatuh pada laga final Liga Champions, namun itu sungguh merupakan sebuah periode Liga Champions yang luar biasa. Ketika laga menentukan treble terjadi di final, gol berikutnya akan membuat kami menang”

“Sayang sekali Barcelona justru mampu mewujudkan hal tersebut, kami tak bertahan dengan baik ketika gol pertama Barcelona terjadi, dan gigi Buffon mencegahnya dengan sangat baik, jika tidak, bisa saja kedudukan menjadi 2-0 di babak pertama. Tapi di luar semua itu, itu merupakan pertandingan yang luar biasa” Ujar Allegri kepada Jurnalis.

Aguero Diyakini Fit Dalam Laga Perempat Final Copa America

Aguero Diyakini Fit Dalam Laga Perempat Final Copa America

Penyerang andalan Manchester City yang menepi dalam pertandingan pamungkas melawan Jamaika diyakini pelatih Tata Martino akan fit dalam laga perempat final melawan Kolombia nanti.

Seperti diketahui, Tim Nasional Argentina terpaksa harus menurunkan Gonzalo Higuain sejak menit pertama di laga pamungkas penyisihan group melawan Jamaika. Tak seperti biasanya, karena posisi yang ditempati Higuain harusnya diperankan oleh Sergio Kun Aguero, namun karena yang bersangkutan sedang mengalami cedera, alhasil pelatih Tata Martino menepikan penyerang Manchester City tersebut. Alasannya adalah agar Aguero bisa fit dalam laga melawan Kolombia di babak perempat final sepekan lagi.

Aguero sendiri mengalami cedera bahu dan sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat guna menjalani tes medis.

“Kun Aguero mengalami cedera, andai tidak demikian, maka dia akan kami turunkan sejak awal (dalam laga melawan Jamaika). Sungguh tidak adil rasanya untuk berani mengambil spekulasi dengan pemain sepertinya, melihat bagaimana dia berjuang untuk memperebutkan posisi tersebut bersama dengan dua pemain hebat lainnya “ Ujar Tata Martino kepada Reporter setempat selepas pertandingan.

Walau demikian, eks pemain Atletico Madrid ini diyakini bakal fit untuk laga melawan Kolombia pada babak perempat final, 28 Juni pagi mendatang.

Les Albiceleste sendiri berhasil memenangkan laga pamungkas mereka versus Jamaika dengan skor akhir 1-0, dimana satu-satunya gol yang tercipta dicetak oleh Gonzalo Higuain di menit ke-11.