Tag Archives: barcelona

Fernando Llorente Akui Belum Ingin Tinggalkan Juventus

Fernando Llorente Akui Belum Ingin Tinggalkan Juventus

Mantan pemain Athletic Bilbao ini mengetahui sejumlah rumor yang beredar di media tentang masa depannya, namun karena baru saja menikah, Llorente hanya berpikir tentang bulan madu bersama sang istri.

Seperti diketahui, Juventus telah berhasil mendatangkan dua penyerang anyar pada bursa transfer musim panas ini yang mana diantaranya adalah Paulo Dybala dan mario Mandzukic. Itu berarti, Juventus kini memiliki segerumun penyerang handal, mulai dari Alvaro Morata, Carlos Tevez, Kingsley Coman, Dominico Berardi, Simone Zaza, Fernando Llorente dan Paulo Dybala. Namun tentu saja salah satu atau dua diantara mereka bakal meninggalkan Juventus karena banyaknya pesaing di lini depan tim.

Yang pertama Carlos Tevez, penyerang berjuluk El Apache ini diyakini akan menjalani akhir karirnya bersama dengan mantan klub, Boca Juniors. Kemudian yang kedua ada Fernando Llorente, dimana sejumlah media Italia yakin bahwa eks pemain Athletic Bilbao itu akan meninggalkan Turin dalam waktu dekat. Namun Llorente sendiri berharap bisa bertahan di Juventus lebih lama lagi, dan sampai saat ini dia belum memikirkan spekulasi yang beredar di media.

“Sekarang, saya masih belum ingin meninggalkan Juventus, saya akan berbicara dengan klub tentang masa depan saya. AS Monaco? Saya mendengar rumor tersebut, tapi saya baru saja menikah dan lebih dulu fokus pada bulan madu bersama istri saya” Ujar Llorente kepada Mediaset.

Llorente didatangkan dari Athletic Bilbao pada tahun 2013 lalu dengan status Free Transfer, sejauh ini dia telah mencatatkan 27 gol dari 90 penampilan di berbagai ajang.

Messi Dan CR7 Di Mata “ Mutiara Hitam “

Cristiano Ronaldo and Lionel Messi, and partners, at the 2013 Ballon D'Or award.

Lionel Messi adalah seorang pemain sepak bola asal Argentina yang saat ini bermain untuk Barcelona dan merupakan kapten tim nasional sepak bola Argentina, yang biasa bermain sebagai penyerang. Ia juga menjadi sorotan media dan dijuluki sebagai La Pulga. Sedang kan seorang pemain sepak bola dari Portugal bernama Cristiano Ronaldo dos Santos Aveiro, OIH atau lebih dikenal sebagai Cristiano Ronaldo yang tidak kalah tenarnya.

Ia bisa menjadi pemain sayap kiri atau kanan serta penyerang tengah. Sudah hampir sepuluh tahun Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo disebut-sebut sebagai pemain sepak bola terbaik dunia. Keduanya sama – sama bersaing ketat dalam penghargaan individu Ballon d’Or setiap tahunnya. Ballon d’Or adalah sebuah penghargaan sepak bola yang diberikan setiap tahun kepada pemain yang dianggap telah melakukan yang terbaik di musim pertandingan sebelumnya.

La Pulga telah mengantongi empat gelar, sedangkan Cristiano Ronaldo alias CR7 memiliki tiga trophi. Persaingan diantara Messi dan CR7 sudah tidak dipungkiri lagi memang sangat kuat. Kalau setiap ada pertandingan yang mempertemukan antara kedua tim ini, pasti akan berlangsung sangat seru dan ramai.

Pele menilai bahwa Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo tak dapat selamanya untuk menjadi bahan perbandingan siapa yang paling baik. Bahkan, pele merasa dirinya memiliki karakter seperti Si Kutu dibanding dengan Cristiano Ronaldo. Meski begitu, pria yang diberi julukan‘MutiaraHitam’itu menilai bahwa kedua pemain ini tidak dapat dibandingkan satu sama lain karena memiliki kekurangan serta kelebihan masing-masing.

Pele Berkata,“Mereka merupakan dua orang yang berbeda, dan memiliki kelebihan serta kekurangannya masing-masing. Ronaldo merupakn pemain hebat, lebih kedepan, lebih sebagai pencetak gol. Sementara Messi adalah pemain yang mencetak gol, tapi ia juga menciptakan peluang sebagai senjata di belakang para penyerang,” Walaupun begitu, Pele juga menentukan siapa yang akan dia pilih jikalau harus menunjuk salah satu dari Messi atau Ronaldo. Keduanya akan sangat penting. Akan tetapi, apabila dia harus memilih salah satu, maka orang itua dalah Messi. Karena memang kalau dilihat permainan dari hasil piala dan pencetakan gol Messi lebih memimpin dibandingkan CR7. Tetapi biarpun seperti itu CR7 juga memiki kemampuan sendiri.

Baik Messi maupun Ronaldo tidak dapat dipungkiri memang telah menjadi yang terbaik dari sepakbola era modern seperti saat ini. Terlepas dari gaya bermain yang berbeda, kedua pesepakbola terkenal ini juga tidak pernah luput menjadi sorotan dan bahan perbandingan. Bahkan Jean-Pierre Papi, sang legenda sepak bola asal Prancis, lalu mengatakan bahwa La Pulga dan CR7 adalah dua pemain yang sangat unik. Menurutnya, dua bintang besar sepak bola itu sudah mencapai level yang sangat tinggi dan takkan disamai oleh pemain mana pun.

Pengalaman Luar Biasa Baru Luis Suarez Barcelona

Pengalaman Luar Biasa Baru Luis Suarez Barcelona

Luis Suarez pada dasarnya adalah sesorang penyerang yang sangat tangguh, agresif, dan kuat. Itu bisa dilihat dari dua hal yang pertama adalah posisinya sebagai penyerang dan dilihat dari hasil tendangannya yang mengerikan. Semua hal yang didapatkan dari pelatihannya di Ajax dulu ini membuatnya dia bisa berpindah ke tim Barcelona dan satu tim bersama Messi dan Neymar. Tidak hanya sangat kuat, Suarez juga terkenal dengan kecepatannya sehingga dia bisa bermain dari luar. Dia bermain seperti itu tanpa kehabisan banyak tenaga dan itu sangatlah hebat.

Meskipun dia mempunyai kemampuan sepak bola yang sangat mengagumkan, dia belum memiliki hubungan erat dengan pemain lainnya terutaama Messi dan Neymar karena mereka bisa dibilang lebih senior. Hal inilah yang menjadi masalah ketika dalam suatu pertandingan karena tidak ada harmoni yang tercipta di antara mereka. Meskipun sudah beberapa kali melakukan latihan bersama, tetap saja masih ada yang kurang untuk menyatukan mereka secara emosional. Permainan yang mereka lakukan jika hal ini terus terjadi maka bisa jadi bom bunuh diri bagi keseluruhan tim.

Saat pertandingan awalnya bersama Azulgrana, khususnya dengan Messi dan Neymar, dia terlihat berusaha ekstra keras. Dia seolah-olah masih menyerang sendiri walaupun kerja sama tim-nya tidak bisa dibilang jelek. Tapi yang jelas, dia membutuhkan dukungan moral dari teman-teman satu timnya untuk segera menyatu dengan secara emosional dengan pemain lain khususnya yang sama-sama pemain depan juga. Seperti yang kita ketahui Suarez adalah pemain yang sangat berpengalaman dan profesional. Tapi entah kenapa dia masih sedikit mengalami shock atau kaget ketika satu tim bersama pemain sekelas Messi dan Neymar. Padahal pada dasarnya mereka tidak terpaut terlalu jauh satu sama lain.

Untungnya mereka (Messi dan Neymar) mengerti akan hal ini dan menyarankan supaya Suarez bermain seperti biasa dan profesional saja. Mungkin benar Suarez ini hanya grogi ketika bermain karena dia sekarang disandingkan dengan pemain yang sangat hebat. Akan tetapi bukan berarti Suarez harus tertekan secara batin karena bermain di tim asuhan Martinez ini.

Trik lumayan jitu yang dilakukan oleh Saurez dan kedua pemain jempolan itu adalah menghabiskan waktu berkualitas baik di lapangan maupun di luar. Dengan mengakrabkan diri seperti itu, hubungan mereka bertambah erat baik secara profesional maupun secara emosional. Itu adalah hal yang benar-benar diinginkan dari tim sepak bola karena kerja sama tim yang dijalin dengan hubungan emosional yang mendalam bisa memperkuat tim secara keseluruhan. Setelah sering kumpul dan bermain bersama, mantan pemain Liverpool tersebut sudah tidak terlihat canggung lagi bermain di lapangan. Dia juga mengakuinya dengan mengatakan semakin oke saja baik di lapangan maupun bukan.

PSG Belum bisa Samai Level Barcelona, Madrid dan Bayern

PSG Belum bisa Samai Level Barcelona, Madrid dan Bayern

Legenda Manchester United, Paul Scholes kembali berpendapat soal nasib Paris saint-Germain di ajang Liga Champions Eropa yang dianggapnya belum maksimal.

Seperti diketahui, Paris Saint-Germain memang kalah superior dari Barcelona, hal tersebut terbukti dari hasil pertandingan di dua leg babak perempat final Liga Champions eropa musim ini. Pada leg pertama yang berlangsung di kandang sendiri, sang wakil Prancis dipermalukan Raksasa Catalan dengan skor akhir 1-3. Sedangkan, pada leg kedua yang berlangsung di Estadio Camp Nou, Barca kembali menghukum skuat asuhan Laurent Blanc itu dengan skor akhir 2-0.

Ini bukanlah kali pertama bagi PSG disingkirkan oleh Barcelona di ajang Liga Champions, musim lalu juga mereka mengalami nasib yang sama, bahkan semusim sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa PSG memang belum bisa menyamai level para raksasa Eropa macam Barcelona, Real Madrid dan Bayern Munchen, begitu anggapan dari Paul Scholes dalam wawancara bersama ITV.

“PSG telah menunjukkan perkembangan mereka dari musim ke musim, keberhasilan mereka dalam menyingkirkan Chelsea dari babak perdelapan final kemarin telah menunjukkan perkembangan tersebut”

“Tapi, apakah mereka sudah berada dalam level yang sama dengan Barcelona, Real Madrid dan Bayern Munchen? Well, saya rasa masih belum” Ujar Scholes kepada ITV.

Sejauh ini, Baru Bayern Munchen dan Barcelona yang berhasil mengamankan tiket ke semifinal, sedangkan Real Madrid baru akan bersiap berhadapan dengan Atletico di Leg kedua. Sementara itu, AS Monaco dan Juventus akan berjuang raih tiket ke empat besar.

Juventus Diyakini Juga Ikut Buru Raheem Sterling

Juventus Diyakini Juga Ikut Buru Raheem Sterling

Seperti yang sudah diprediksi sebelumnya, Barcelona berhasil melenggang ke babak semifinal Liga Champions Eropa musim ini setelah menghajar Paris saint-germain pada leg kedua di Estadio Camp Nou dengan skor akhir 2-0. Kemenangan tersebut telah pastikan tiket ke babak semifinal yang sebenarnya telah diraih Barcelona saat menang di leg pertama dengan skor akhir 1-3 dari tuan rumah PSG.

Di lain sisi, ada Bayern Munchen yang berhasil meraih tiket ke semifinal setelah memenangkan total agregat dari FC Porto. Pada leg pertama di Estadio de Dragao, skuat asuhan Pep Guardiola takluk dengan skor akhir 3-1, namun pada leg kedua di Allianz Arena, Bayern menggila, mereka menang telak dengan skor akhir 6-1. Dan jelas, tiket ke semifinal berhak diraih sang wakil Jerman.

Kemenangan telak yang diraih Bayern Munchen membuat pelatih Barcelona, Luis Enrique merasa senang. Kehadiran sahabatnya (Pep Guardiola) disana membuat Enrique bernafsu menghadapi sang wakil Jerman pada babak semifinal nanti.

“Saya tentu saja ikut merasa bahagia dengan apa yang telah dilakukan oleh Bayern Munchen terhadap FC Porto. Saya senang karena saya merasa bahagia disaat hal-hal yang baik datang kepada sahabat saya disana (Pep Guardiola)”

“Pep sendiri telah mendemonstrasikan kualitas kepelatihannya yang begitu luar biasa. Jadi, mari kita nantikan saja dan lihat, bagaiaman nanti hasil undian untuk babak semifinal Liga Champions “ Ujar Enrique kepada Goal Spanyol selepas kemenangan dari Paris Saint-germain.

Inilah Stadion Dengan Atmosfer Terbaik Eropa menurut Lionel Messi

Inilah Stadion Dengan Atmosfer Terbaik Eropa menurut Lionel Messi

Lupakan deretan hasil pertandingan leg pertama babak perempat final Liga Champions Eropa yang memang sedikit mengejutkan. Ada kabar baru muncul dari Akun twitter offisial Celtic FC, sang raksasa Liga Skotlandia. Celtic mengklaim bahwa mereka memiliki stadion dengan atmosfer terbaik di ranah Eropa, berdasarkan penuturan penyerang terbaik dunia saat ini, Lionel Messi.

“Lionel Messi : Celtic Park Stadium memiliki atmosfer terbaik di Eropa” Begitu bunyi kicauan akun resmi Celtic FC di Twitter.

Ya, mungkin anda sedikit terkejut dengan klaim Celtic, namun memang begitu kenyataannya. Ternyata, bukan di Italia, Inggris, Spanyol atau Prancis letak dari Stadion dengan Atmosfer terbaik menurut La Pulga, melainkan Skotlandia yang memiliki Celtic Park Stadium. Hal tersebut diutarakan langsung oleh Messi kepada Reporter yang tengah meliputnya.

Messi yang memang tak pernah ketinggalan mengikuti ajang tahunan ini bersama Barcelona sempat mengunjungi Celtic Parks di tahun 2008, 2012 dan 2013. Bahkan, pada tahun 2012, Messi berhasil mencetak gol ke gawang Tim asal Skotlandia itu, namun Barca akhirnya takluk dengan skor akhir 2-1. Hal tersebut membuktikan bahwa memang Celtic Park adalah Stadion yang spesial.

“Celtic Park, bukanlah tempat yang mudah untuk ditaklukan, tidak pernah mudah meraih hasil bagus di sana. Pertandingan melawan Celtic terasa sangat spesial dan saya ingin terus mengenangnya. Atmosfer di sana merupakan atmosfer terbaik di Eropa dan kami ingin mendapatkan pengalaman itu lagi”

“Kami tahu, bahwa kami akan mendapat tantangan berat andai bermain melawan mereka di Liga Champions, tapi semua pemain yang terlibat dalam laga Barcelona kontra Celtic sebelumnya ingin kembali lagi bermain di sana” Ujar Messi.

Para Pemain Barcelona Hanya Melayani Messi dan Neymar

Para Pemain Barcelona Hanya Melayani Messi dan Neymar

Penyerang anyar Barcelona, Luis Suarez mengakui bahwa sosok Lionel Messi dan Neymar da Silva merupakan poros permainan Raksasa Catalan, dengan kata lain, semua pemain di Barcelona harus bahu membahu membantu kedua pemain tersebut untuk memenangkan tim.

Suarez, 28, didatangkan Barcelona dari Liverpool pada bursa transfer musim panas kemarin seharga 70 Juta Poundsterling. Kehadirannya di lini depan Barcelona menciptakan Trio MSN yang sangat berbahaya bagi tim lawan, buktinya adalah Barcelona kini berada di peringkat teratas tabel klasemen sementara La Liga Spanyol dan berhasil melangkah ke babak perempat final Liga Champions Eropa. Tapi ternyata, Suarez mengakui bahwa tugasnya di Barcelona hanyalah melayani dua poros permainan Los Catalan, Lionel Messi dan Neymar da Silva.

Kepada situs resmi UEFA, Suarez membeberkan tugas tiap-tiap pemain di Barcelona.

“Kehidupan di Barcelona sebenarnya adalah bagaimana cara beradaptasi dengan cara Lionel Messi dan Neymar bermain sehingga mereka merasa dimudahkan”

“Tak dipungkiri, kedua pemain itu memang menakjubkan, namun semua emain harus memiliki tujuan untuk membantu tim, siapapun yang bermain nanti. Sejauh ini, saya rasa tiap-tiap pemain Barcelona merasa nyaman dengan tugas yang mereka lakukan untuk membantu Messi dan Neymar” Ujar Suarez kepada Situs resmi UEFA.

Adapun Suarez, Messi dan Neymar saat ini sedang bersiap untuk pertandingan leg pertama babak perempat final Liga Champions Eropa melawan paris Saint-Germain di Stade Parc des Princes, Paris. Kamis dinihari, 16 April 2015.

Momen Emosional Ivan Rakitic dengan para Fans Sevilla

Momen Emosional Ivan Rakitic dengan para Fans Sevilla

Gelandang Barcelona, Ivan Rakitic menunjukkan rasa cintanya kepada Sevilla, sang mantan klub yang dikapteni nya sebelum bergabung Barcelona meski kini sudah tidak lagi membela klub tersebut.

Seperti diketahui, Rakitic dan para penggawa Barcelona lainnya memang telah mengunjungi Estadio Ramon Sanchez Pizjuan dalam bentrok akhir pekan kemarin. Secara mengejutkan, Barcelona tak mampu raih tiga poin dalam pertandingan tersebut menyusul hasil akhir imbang 2-2. Akibatnya, kini mereka hanya terpaut dua poin saja dari sang rival terdekat, Real Madrid yang berada di peringkat ke-2.

Namun, terlepas dari hasil akhir, selepas pertandingan sempat berlangsung sebuah insiden mengharukan dari mantan Kapten Tim Tuan Rumah, Ivan Rakitic yang pada malam itu mengenakan seragam Barcelona. Rakitic yang menghabiskan tahun-tahun berarti bersama Sevilla menyempatkan diri untuk menyambangi publik Ramon Sanchez Pizjuan sembari bertepuk tangan.

Dalam tayangan ulang, rakitic bahkan mendatangi suporter yang ada di tribun dekat lapangan, dia tak hanya sekedar memberikan Jersey, tapi juga sepatu yang tengah digunakan.

Di Sini terlihat, begitu cintanya Rakitic dengan sang Mantan klub, tapi dia juga bersikap Professional dengan menunjukkan penampilan apik sepanjang pertandingan. Sempat juga terlihat ekspresi wajah haru sang mantan kapten saat mengalami momen emosional tersebut.

Ivan Rakitic bergabung dengan Sevilla dari Schalke 04 pada tahun 2011 lalu, dia tampil gemilang bersama Sevilastas, kemudian di tahun 2014, Barca menebus gelandang Kroasia tersebut dengan mahar senilai 26 juta Poundsterling.

Ibrahimovic Akui Kecewa Disanksi Empat Pertandingan

Ibrahimovic Akui Kecewa Disanksi Empat Pertandingan

Penyerang andalan Paris Saint-germain, Zlatan Ibrahimovic mengaku kecewa dengan sanksi yang diturunkan LFP Terhadapnya terkait dengan komentar kasar kepada wasit dan Negara Prancis pasca kekalahan Les Parisiens dari Girondin Bordeaux Maret lalu.

Sebagaimana diketahui, Zlatan Ibrahimovic yang merasa kecewa dengan kepemimpinan wasit dalam pertandingan melawan Bordeaux tak segan melontarkan kata-kata kasar terhadap offisial setelah laga usai. Dalam komentar kasarnya itu, dia juga sempat menghina negara Prancis. Meski sudah meminta maaf secara resmi kepada Negara Prancis dan siapapun pihak yang merasa tersinggung, tapi pihak Otoritas setempat, LFP tetap menurunkan sanksi berupa larangan bermain selama empat pertandingan.

“Saya senang karena ini telah membuktikan apa yang sudah saya katakan sebelumnya. Jadi sekarang, orang-orang bisa melihat sendiri dengan mata mereka, bukan dari kata-kata yang saya ucapkan”

“Semua situasi menjadi lelucon, ini konyol dan sangatlah tidak professional, memalukan bagi Sepakbola. Saya akan lebih senang jika mereka menghukum saya untuk sisa musim, jadi saya bisa pergi liburan lebih awal” Ujar Mantan Penggawa Barcelona itu.

Lebih lanjut, Ibra kembali mengungkap insiden yang berlangsung bulan Maret lalu dengan menegaskan bahwa kata-kata yang ia ucapkan bukan ditujukan kepada wasit.

“Sebenarnya, tidak ada dasar untuk sanksi ini. Kata-kata yang saya ucapkan bukanlah ditujukan kepada wasit, kami melangsungkan pembicaraan yang normal dan dia sudah mengkonfirmasi ini. Jika komentar saya memang ditujukan kepada wasit, maka saya akan meminta maaf langsung saat itu terjadi” Lanjut Ibra.

Pedro Rodriguez Buka Peluang Gabung Inter Milan

Pedro Rodriguez Buka Peluang Gabung Inter Milan

Tidak hanya Inter Milan, klub lain pun bisa mendapatkan jasa penyerang bernomor 7 itu, tapi semua baru bisa dibicarakan pada penghujung kampanye musim 2014/15 ini.

Hadirnya sosok Neymar da silva dan Luis Suarez, serta tak tergantikannya sosok Lionel Messi dalam skuat utama membuat nasib Pedro Rodriguez di Barcelona menjadi kian tak jelas. Penyerang berusia 27 tahun itupun jarang sekali mendapat kesempatan bermain di tim utama, dia hanya mendapat jatah saat Barcelona melakoni laga-laga ‘kecil’ di kompetisi Copa Del Rey. Terkadang dia juga bermain dalam pertandingan kompetitif ketika salah seorang dari Trio MSN absen karena cedera dan akumulasi kartu kuning.

Tentu saja, Pedro yang usianya masih terbilang muda mengidamkan bermain secara reguler dalam jumlah yang banyak, untuk itulah sang pemain menimbang opsi hengkang dari Barcelona, klub yang telah membesarkan nama serta karirnya selama ini.

Inter Milan disebut-sebut sebagai destinasi Pedro musim depan, tapi Agen Transfer sang pemain belum bisa pastikan hal tersebut karena pembicaraan baru bisa dibuka pada akhir musim ini.

“Sekarang ini, saya hanya bisa membantah isu yang menyebutkan Roberto Mancini sudah menghubungi kami tentang kemungkinan klien kami bermain di Inter Milan. Masa depan Pedro baru akan dibicarakan pada akhir musim nanti bersama dengan para Direktur Barcelona, saya lebih baik tidak berbicara lebih jauh lagi”

“Sekarang, saya hanya bisa berucap bahwa Inter Milan merupakan satu pilihan, tapi tidak lebih. Pada Juni Besok, ketika musim berakhir, kami akan mengevaluasi tawaran Barcelona dan mengambil keputusan (Bertahan atau hengkang” Ujar Antonio Sanz, Agen Transfer Pedro.