Tag Archives: benitez transfermarkt

Benitez Angkat Bicara Soal Rencana Tur Pra Musim Real Madrid

Benitez Angkat Bicara Soal Rencana Tur Pra Musim Real Madrid

Walau memprediksi bahwa latihan Pra Musim nanti akan membuat para pemain merasa kelelahan sebelum memulai kompetsi, Tapi Benitez tetap menegaskan antuasmenya karena merupakan bagian dari kewajiban klub.

Real Madrid juga akan menggelar Tur Pra musim yang mana sejumlah negara Asia bakal jadi destinasi mereka. Terkait hal ini, Pelatih anyar Rafael Benitez menganggap bahwa Tur Pra Musim nanti bisa saja membuat para pemainnya merasa kelelahan dengan kebugaran yang terkuras karena harus melakukan perjalanan jauh. Namun Sang pelatih tahu betul bahwa Tur Pra musim adalah kewajiban tiap klub untuk mendapat pengakuan dari seluruh Belahan Dunia, terlebih bagi Real Madrid sebagai salah satu klub terbesar dunia.

Selain itu, menurut mantan pelatih Napoli, Tur Pra Musim juga bisa menjadi ajang bagi para penggawa Real Madrid untuk saling mengenal dan beradaptasi dengan dirinya.

“Dengan tanggung jawab yang besar terkait dengan tugas mewakili klub di seluruh dunia, kami sadar bahwa Real Madrid memiliki pengaruh yang besar, kami harus mampu menjalankan apa yang memang telah menjadi komitmen klub dan melakukan Latihan Pra Musim. Hal itu memang tak mudah, tapi Real Madrid wajib melakukannya”

“Fasilitas Latihan nantinya juga akan memegang faktor kunci, kami merupakan sosok professional dan kami akan memanfaatkan waktu yang ada untuk saling mengenal satu sama lain” Ujar Benitez seperti dilansir situs resmi klub.

Menurut informasi yang kami dapatkan, Tur Pra Musim itu sendiri direncanakan berlangsung mulai pertengahan bulan Juli mendatang.

Berkata Kasar – Benitez Kena Hukuman Diskors Satu Laga

Berkata Kasar - Benitez Kena Hukuman Diskors Satu LagaBerkata Kasar - Benitez Kena Hukuman Diskors Satu Laga

Rafael Benitez kini harus menanggung semua akibat dari ucapan kasarnya pada saat Napoli yang diimbangi Parma pada akhir pekan lalu. Pelatih yang berasal dari Spanyol itu dilarang mendampingi timnya saat menghadapi Cesena pekan ini. Sebuah ucapan haruslah dijaga oleh siapapun karena akan sangat bergantung terhadap akibat yang dilontarkan. Kini Rafael tinggalah penyesalan dan perlu sekali memikirkan apa yang diucapkannya tersebut kasar ataukah menyinggung perasaan orang lain. Semua ini berawal dari ucapan, apapun masalahnya jika ucapan mengandung yang salah maka sifatnya akan fatal. Ini adalah salah satu contohnya pada saat Napoli pada pecan lalu. Perlawanan ini sangat sengit sekali sehingga mendapati akhir yang imbang.

Laga Parma kontra Napoli di Ennio Tardini, pada Minggu (10/5) malam WIB, lalu yang berlangsung dengan sengit dan panas. Parma tersebut sempat dua kali memiliki tingkatan unggul yang pada akhirnya harus main imbang 2-2 dengan Napoli. Ini adalah perlawanan yang luar biasa sehingga harus mencapai yang seimbang. Keimbangan tersebut akhirnya memberikan kekesalan terhadap penonton maupun para manager. Namun hal tersebut tidak dapat dipungkiri. Yang terjadi sudahlah terjadi sehingga harus menerima apapun resikonya. Tentunya hasil seimbang tersebut memberikan kerugian sehingga harus mencapai lebih baik. Lebih dari itu, Benitez mengeluarkan kata kasar sehingga ia harus menanggung untuk diskors satu laga.

Dengan hasil yang seimbangn memberikan dampak dan dengan hasil tersebut sangat merugikan Il Partenopei yang kini tengah mengincar satu spot di zona Liga Champions. Kini Napoli berada di posisi keempat memiliki 63 poin, yang berselisih tiga angka dari Lazio di atasnya. Ssemua tim harus berlatih lebih giat lagi dan sungguh-sungguh sehingga kejadian tersebut tidak diulang kembali. Dengan berlatih keras maka akan menuai hasil yang terbaik pula. Percayalah sesungguhnya kemenangan berada pada kita. Saat menghadapi Cesena pada pecan tersebut telah mempersiapkan sematang mungkin sehingga sangat diyakinkan untuk tidak imbang. Hasil tersebut memberikan kekecewaan terhadap semua pihak dan tentunya sanagt merugikan. Namun, itu adalah kejadian di luar dugaan dan hanya memikirkan untuk masa depan dan di musim depan.

Wajar di kemudian Benitez merasa kesal yang bukan kepalang karena ia merasa timnya sudah beberapa kali dirugikan oleh keputusan wasit. Bahkan eks pelatih Liverpool tersebut tertangkap kamera dengan berkata-kata kasar seperti ini: “s*** Italian football”. Dengan begitu, rasanya wajar saja ia sangat kesal dan merasa tidak diadili. Alhasil otoritas di Liga Serie A pun akhirnya menjatuhkan hukuman larangan untuk berada di bench tim sebanyak satu laga, yaitu pada saat melawan Cesena pada hari Senin mendatang. Dilansir dari Soccerway, Gonzalo Higuain yang terlibat keributan dengan kiper Parma, Antonio Mirante, didenda 10.000 euro.

Benitez Akui Tak Ada Satupun Yang Bahagia di Napoli

Benitez Akui Tak Ada Satupun Yang Bahagia di Napoli

Pelatih Berpaspor Spanyol, Rafael Benitez mengakui bahwa tidak ada seorang pun di Napoli yang merasakan kebahagiaan pasca klub tersingkir secara memalukan dari ajang Coppa Italia musim ini dari Lazio.

Napoli saat ini sedang bersedih tentunya, bagaimana tidak? Bermain di kandang sendiri melawan Lazio, mereka justru dipermalukan dengan skor akhir 0-1 dari tim Ibu kota tersebut. Tak ayal, kekalahan ini bukanlah kekalahan biasa, justru membuat mereka tersingkir dari perburuan Titel Coppa Italia, dengan kata lain, I Partenopei gagal pertahankan trofi yang mereka raih musim lalu. Tidak sampai disitu saja, tersingkir dari ajang Coppa italia juga membuat klub yang bermarkas di Kota Naples itu terancam akhiri musim tanpa satu biji gelar pun.

Terkait hal ini, pelatih Rafael Benitez mengatakan bahwa tidak satupun orang di Napoli termasuk presiden Aurelio de Laurentiis yang merasa bahagia. Dia juga menyesalkan sejumlah peluang yang didapat skuat besutannya namun gagal dimaksimalkan.

“sebenarnya kami Cuma kurang mencetak gol, selamat kepada Lazio atas keberhasilan mereka lolos ke babak semifinal. Kami memiliki tujuh peluang manis untuk mencetak gol, akan tetapi kami tidak berhasil memaksimalkan semua itu, justru tim lawan yang berhasil memanfaatkannya”

“Menurut saya, menembus semifinal dan perempat final Coppa Italia tidak bisa diacuhkan, sikap tim dan peluang yang kami ciptakan sudah jelas. Apa yang dikatakan oleh Presiden Aurelio De Laurentiis? Baiklah, tidak seorang pun yang merasa bahagia” ujar Rafa kepada Rai Sport.

Benitez girang Duvan Zapata Bermain Gemilang

Benitez girang Duvan Zapata Bermain Gemilang

Pelatih SSC Napoli, Rafael Benitez mengaku sangat senang dengan perkembangan performa penyerangnya, Duvan Zapata. Seperti yang kita tahu, penyerang asal Kolombia tersebut berhasil menjalankan tugasnya dengan baik dalam pertandingan melawan Sassuolo pada selasa dinihari kemarin (24/02) sebagai pengganti Gonzalo Higuain yang absen karena suspensi.

Dalam pertandingan yang dimenangkan Napoli dengan skor 2-0 itu, Zapata mampu mencetak satu gol dan menjadi kreator assist atas gol yang dicetak oleh Marek Hamsik.

Tak ayal, Rafael Benitez pun girang bukan main karena perkembangan bagus yang dialami Zapata, terlebih fakta bahwa sang pemain asal Kolombia tersebut selama ini selalu berada di bangku cadangan, dan berharap-harap higuain absen karena cedera atau hal lain.

“Tidak mudah bagi seorang Duvan Zapata yang selama ini duduk di bangku cadangan, tapi Higuain memang berada di depannya. Namun Duvan mampu menjalankan tugasnya dengan sangat baik pada pertandingan tersebut, dia bekerja keras, mencetak gol, bahkan menciptakan beberapa assist kepada rekan-rekan setimnya” Ujar mantan pelatih Liverpool dan Inter milan itu kepada Sky Sports Italia.

Duvan Zapata sendiri direkrut Napoli dari Estudiantes pada tahun 2013 lalu. Penyerang Kolombia berusia 23 tahun ini mencatatkan debutnya di bulan desember tahun 2013, ketika Napoli berhasil memenangkan pertandingan kontra Genoa dalam lanjutan Serie A Italia.

Sejauh ini, Duvan Zapata telah berhasil mencatatkan 36 Caps dan mencetak 12 gol di berbagai ajang bersama I Partenopei.