Tag Archives: jose mourinho quotes

Gerrard Akui Menyesal Tak Pernah Dilatih Jose Mourinho

Gerrard Akui Menyesal Tak Pernah Dilatih Jose Mourinho

Menurut Gerrard, Jose Mourinho bisa mengubahnya menjadi pemain yang lebih baik lagi, namun sama sekali tak ada penyesalan karena pernah menolak tawaran The Special one saat tangani Chelsea.

Mantan Kapten Liverpool FC, Steven Gerrard tak bisa menyembunyikan rasa kecewanya lantaran tak pernah bekerja dibawah arahan pelatih sekaliber Jose Mourinho. Sebagaimana diketahui, Jose Mourinho memang sudah mengaku bahwa dirinya beberapa kali pernah mencoba untuk datangkan Sang Gelandang Inggris, mulai dari saat masih tangani Chelsea, kemudian Real Madrid dan Inter Milan, namun tak satupun dari tawaran The Special One yang diterima oleh Gerrard. Sang Kapten menunjukkan loyalitasnya dengan Liverpool, klub kota asalnya dan klub yang dia cintai sepanjang karir.

“Saya suka dengan sosok Manajer dan Pribadi seperti Mourinho, saya mempunyai hubungan jauh dengan dia selama bertahun-tahun lamanya, namun saya menyesal karena tak pernah menjadi anak asuhnya karena tahu bahwa dia akan mampu menjadikan saya pemain yang lebih baik lagi”

“Saya tahu dia akan meraih banyak gelar bersama saya, namun jika melihat masa lalu, sekarang saya tidak menyesal tidak bergabung dengan Chelsea, sama sekali tak ada rasa penyesalan. Saya bahagia dengan keputusan yang saya ambil, hubungna saya dengan Liverpool, klub yang sekaligus sebagai kota Kelahiran saya. Saya mungkin tak bisa meraih gelar juara selama beberapa waktu bersama Liverpool, namun saya merasa bahagia, dan itu bukan sekedar soal memenangkan trofi juara” Ujar Gerrard seperti dilansir ESPN.

Jose Mourinho Siap Bawa Falcao kembali ke Performa Terbaik

Bos Chelsea ini menyayangkan apa yang telah terjadi selama semusim terakhir terhadap Falcao, padahal semasa di Atletico Madrid, Falcao adalah salah satu penyerang idaman Mourinho.

Chelsea memang sedang mengincar seorang striker anyar menyusul keputusan Didier drogba untuk pergi selepas berakhirnya kompetisi musim 2014/15. Di saat yang bersamaan, Radamel Falcao tak diperpanjang masa pinjamannya oleh Manchester United, sedangkan AS Monaco yang menjadi pemilik sah penyerang berjuluk El Tigre itu enggan menggunakan kembali jasa Falcao menyusul gaji selangit dan aturan Financial Fair Play, jadi secara tidak resmi, Falcao saat ini sedang tidak memiliki klub.

Hal itu tentu saja bisa dimanfaatkan oleh Chelsea, apalagi Falcao adalah tipe penyerang yang disukai oleh Jose Mourinho, dan The Special One tahu betul bagaimana kapasitas penyerang Internasional Kolombia itu semasa masih tangani Real Madrid. Terkait kemungkinan ini, Mourinho berjanji akan membawa kembali masa kejayaan karir Falcao jika sang pemain memang bersedia bekerja dibawah arahannya di Chelsea.

“Benar-benar membuat saya sedih bahwa orang-orang di Ingrgis percaya bahwa Falcao adalah sosok pemain yang mereka lihat di Manchester United selama semusim terakhir ini. Dia adalah seorang pemain yang saya kenal betul, yang telah saya ikuti sejak dia masih bermain bagi Atletico Madrid, dan andai saya bisa membantunya kembali ke level tertinggi, maka saya akan melakukannya” Ujar Mourinho kepada DirecTV Sports.

Falcao saat ini sedang bersama Timnas Kolombia untuk Turnamen Copa America 2015.

Jose Mourino dan Eden Hazard, Jadi Yang Terbaik Di Liga Primer 2014-15

Jose Mourino dan Eden Hazard, Jadi Yang Terbaik Di Liga Primer 2014-15

Jose Mourino dan Eden Hazard secara berurutan menjadi pelatih dan pemain terbaik Liga Primer Inggris musim 2014/15, kali ini penghargaan diberikan oleh FA sendiri.

Seperti diketahui, Chelsea berhasil meraih titel juara Liga Primer Inggris musim ini setelah tak tergoyahkan di puncak klasemen sejak awal musim sampai kemenangan penentu melawan Crystal Palace beberapa pekan lalu. Berkat dari kesuksesan tersebut, Pelatih Jose Mourinho berhasil mendapatkan penghargaan sebagai pelatih terbaik di ajang Liga primer Inggris musim ini versi FA sendiri sebagai otoritas kompetisi Premier league.

Ini adalah untuk kali ketiga bagi The Special One meraih gelar sebagai pelatih terbaik Liga Primer Inggris. Sebelumnya dia sempat meraih dua gelar yang sama saat membawa Chelsea jadi juara Liga Primer di musim 2004/05, dan 2005/06. Cukup unik, mengingat sepanjang musim ini, Mourinho belum pernah menjadi pemenang Penghargaan Manajer Of The Month, meski demikian sosok asal Portugal tersebut berhasil mengalahkan pelatih hebat sekelas Ronald Koeman, Garry Monk, Nigel Pearson dan Arsene Wenger.

Sedangkan Eden Hazard, ini merupakan gelar pemain terbaik Liga Primer pertama dalam karirnya, tapi yang ketiga musim ini karena sebelumnya berhasil menjadi pemenang untuk versi PFA, dan pemenang pemain terbaik Liga Primer versi Footbal Writers Association Footballer of The Year. Gelandang Timnas Belgia itu memang bermain bagus sepanjang musim ini.

Dalam keberhasilannya memenangkan Gelar ini, Hazard mengalahkan pemain mentereng macam Fabregas, Nemanja Matic dan John Terry.

Tangan Dingin Jose Mourinho Untuk The Blues

Tangan Dingin Jose Mourinho Untuk The Blues

Kegemilangan Jose Mourinho memang tidak bisa dipungkiri lagi. Pelatih yang pernah membawa Internazionale Milan meraih Treeble Winners pada musim 2009-10 itu kini hampir pasti mengantarkan Chelsea meraih juara Liga Premier Inggris untuk ke 6 kalinya. Sejak pertama kali menukangi The Blues, pelatih berkebangsaan Portugal itu sudah memberikan banyak trofi untuk The Blues, diantaranya Juara Premier League, FA Cup, Community Shield, dan Piala Liga.

Hal itu diamini oleh salah satu anak asuhnya di Chelsea, Branislav Ivanovic. Menurutnya, sosok pelatih berusia 52 tahun itu adalah sosok yang sangat jujur dan berpengaruh besar di Stamford Bridge. “Dia tahu segalanya tentang sepak bola. Soal permainan, strategi, sudah dia pikirkan secara matang. Saya rasa, salah satu orang yang sangat kuat dalam tim adalah dia, dan tak seorangpun dari pemain ragu dengan apa yang telah dia instruksikan dalam pertandingan,” tambahnya.

Karirnya di Chelsea dimulai pada tahun 2004. Pada musim pertamanya (2004-05), lelaki yang dijuluki The Special One itu langsung mempersembahkan trofi Liga Inggris untuk Chelsea setelah menunggu penantian selama 50 tahun. Pada musim 2006-07, Mourinho juga berhasil mengantarkan Chelsea meraih Double Winners yaitu Piala Carling dan Piala FA walaupun beberapa pemain utamanya dilanda cidera seperti kiper utama Petr Chech, kiper kedua Carlo Cudicini, kapten John Terry, dan gelandang serang Joe Cole. Pada September 2007, Mourinho membuat keputusan yang mengejutkan banyak pihak. Dia memutuskan untuk meninggalkan jabatannya sebagai manejer klub melalui “kesepakatan bersama” setelah bertemu para petinggi klub untuk berlabuh ke Internazionale Milan di Serie A Italia. Dengan hengkangnya Mourinho, Liga Inggris kehilangan sosok yang dijuluki The Special One tersebut pada waktu itu.

Pada 3 Juni 2013, secara mengejutkan Mourinho kembali mengarsiteki Chelsea untuk durasi kontrak empat tahun yang dikemukakan oleh Kepala Eksekutif Chelsea, Ron Gourlay. “Dalam karir saya, saya punya dua gairah besar, Inter dan Chelsea, dan Chelsea adalah hal yang lebih penting bagi saya. Sangat sulit untuk bermain melawan Chelsea, dan aku melakukannya hanya dua kali, dan hasilnya tidak begitu buruk. Sekarang saya berjanji sama persis dengan yang saya janjikan pada tahun 2004 saat pertama mendarat di Stamford Bridge. Bedanya, saya akan menambahkan bahwa saya adalah salah satu dari kalian,” tutur Mourinho di Chelsea TV pada 3 Juni 2013.

Sejarah mengatakan, The Special One telah melatih beberapa klub terkenal seperti FC Porto, Internazionale Milan dan Real Madrid. Dia telah menyumbangkan beberapa trofi di ajang antar klub Eropa seperti Juara Liga Champions untuk Porto di tahun 2004 dan Internazionale Milan di tahun 2010. Pria bernama lengkap Jose Mario dos Santos Felix Mourinho itu juga sempat mempersembahkan beberapa trofi domestik saat menukangi Internazionale Milan dan Real Madrid.

Sergio Ramos Kembali Sindir Jose Mourinho

Sergio Ramos Kembali Sindir Jose Mourinhoa

Defender andalan Real Madrid, Sergio Ramos kembali melayangkan sindiran kepada mantan pelatih Los Blancos, Jose Mourinho dengan membandingkan kualitas manajer asal Portugal tersebut dengan pelatih Real Madrid saat ini, Carlo Ancelotti yang sukses mempersembahkan banyak gelar dalam waktu yang lebih singkat.

Seperti yang kita tahu, Jose Mourinho mulai menangani Real Madrid sejak musim 2010/11, dia ditunjuk untuk menggantikan Fabio Capello setelah sukses mengharumkan nama Inter Milan di kancah Eropa dengan meraih Treble Winner. Sayangnya, tiga musim menangani El Real, Mourinho hanya mampu menyumbangkan tiga gelar, satu diantaranya adalah Juara La Liga Spanyol.

Usai melengserkan Mourinho, Madrid kemudian menunjuka Carlo Anceotti untuk mengisi kekosongan pada kursi pelatih. Benar saja, Don Carletto langsung mampu persembahkan beberapa titel di musim pertamanya, antara lain Trofi copa Del Rey, Liga Champions, Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub.

“Kembali saya tegaskan bahwa Carlo Ancelotti merupakan salah satu pelatih terbaik yang pernah saya miliki. Sekarang ini kami adalah tim yang lebih baik dari segala aspek pertandingan ketimbang ketika masih ditangani oleh Jose Mourinho. Jelas, para fans dan jurnalis bisa merasakan fakta ini”

“Yang saya katakan ini berdasarkan fakta alami bukan dari apa yang dikatakan oleh kebanyakan orang. Anda hanya perlu melihat apa yang telah diberikan Ancelotti dalam jangka waktu yang lebih singkat (Ketimbang Mourinho)” Ujar Ramos kepada Cadena SER.

Jose Mourinho Gerah Dengan Kritik Para Pandit Sepakbola

Jose Mourinho Gerah Dengan Kritik Para Pandit Sepakbola

Jose Mourinho sepertinya mulai kesal dengan kritik demi kritik yang dilayangkan para pandit sepakbola terkait dengan kegagalan Chelsea melangkah ke babak perempat final Liga Champions Eropa musim ini. Mereka, Para pandit yang bekerja untuk media-media Inggris macam Paul Scholes tak segan untuk melayangkan kritik pedas kepada tim atau tokoh sepakbola yang mengalami kekalahan juga kegagalan. Chelsea sendiri sudah beberapa kali menerima kritik yang dinilai berlebih terkait dengan kegagalan mereka di pentas Liga Champions Eropa.

Pada sebuah kesempatan wawancara bersama Reporter setempat selepas pertandingan melawan Southampton, The Special One tak segan untuk melayangkan kritik balik kepada mereka para pandit sepakbola yang dinilai terlalu berlebihan.

“Jika suatu hari saya menjadi seorang pandit sepakbola, maka saya akan memenangkan setiap pertandingan, karena pandit sebenarnya tampak seperti memenangkan semua pertandingan yang mereka lakoni. Saya akan jadi sosok yang fenomenal seperti mereka” Ujar Mourinho selepas ditahan imbang Southampton dengan skor akhir 1-1.

Chelsea memang telah dipermalukan oleh Paris Saint-Germain pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions Eropa yang berlangsung tengah pekan lalu di Stamford Bridge Stadium. Pertandingan tersebut memang berakhir dengan skor imbang 2-2, tapi pihak Les Parisiens lebih berhak melangkah ke babak perempat final karena aturan gol tandang.

Kritik demi kritik langsung dilayangkan kepada tim asuhan Jose Mourinho karena pada dasarnya Chelsea disingkirkan oleh 10 pemain Paris Saint-Germain sejak menit ke-37 insiden kartu merah kepada Zlatan Ibrahimovic.

Mourinho Sempat Inginkan Schurrle Bertahan di Chelsea

Andre Schurrle, Gelandang Serang asal Jerman itu telah resmi menjadi pemain VfL Wolfsburg terhitung sejak Januari 2015 lalu setelah tercapainya kesepakatan antara klub Bundesliga Jerman tersebut dengan Chelsea sebagai mantan pemilik Schurrle dengan mahar senilai 22 Juta Poundsterling.

Sang pemain sendiri mengaku senang atas kepindahan dirinya, meski klub yang dituju skalanya lebih kecil ketimbang Chelsea. Dia sama sekali tidak menyesalkan keputusan tersebut, bahkan walaupun pelatih Jose Mourinho sempat memintanya untuk tetap bertahan di Stamford Bridge.

“Saya adalah seorang fans berat Chelsea, bahkan sejak kecil dan sampai sekarang ketika saya meninggalkan klub London tersebut. Akan tetapi, yang terpenting adalah tetap bisa bermain sepakbola”

“Jika dilihat dari reputasinya, Wolfsburg mungkin adalah klub yang lebih kecil dibanding Chelsea, karena itulah sebelum memutuskan pindah, saya berpikir dalam waktu yang cukup lama. Sebenarnya saya bisa saja bertahan di Chelsea, Mourinho pernah mengatakan kepada saya bahwa kesempatan untuk saya akan segera tiba, tapi saya harus tetap mengambil keputusan ini” Demikian Ujar Schurrle kepada Bild.

Schurrle didatangkan Chelsea dari Bayer Leverkusen pada bursa transfer musim panas tahun 2013 lalu seharga 21 Juta Euro. Selama berseragam Chelsea, pemain ini telah mencatatkan lebih dari 60 pertandingan dan mencetak 14 gol.

Sedangkan semenjak baru bergabung Wolfsburg sampai saat ini, Schurrle sudah mencatatkan 2 pertandingan dan menciptakan satu assist. Akankah Schurrle tetap bersinar dengan Wolfsburg yang kini duduk di peringkat ke-2 klasemen sementara Bundesliga Jerman?

Mourinho Enggan Jadi Pelatih Timnas Portugal

Mourinho Enggan Jadi Pelatih Timnas Portugal

Selain itu, The Special One juga mengomentari keputusan Federasi Sepak Bola Portugal yang baru saja memecat Paulo Bento, menurutnya hal itu aneh.

Tim Nasional Portugal telah resmi ditinggalkan oleh pelatih Muda Paulo Bento, setelah yang bersangkutan dipecat oleh federasi sepak bola Portugal karena dinilai telah gagal menangani skuat Selecao atas kekalahan dalam laga Ujicoba kontra Albania dan laga perdana babak Kualifikasi Piala Euro 2016 kontra Ceko beberapa waktu lalu. Tidak hanya itu saja, kegagalan Bento dinilai sejak turnamen Piala Dunia 2014 kemarin, mengingat Portugal gagal menembus babak 16 besar.

Jose Mourinho adalah nama kandidat yang paling kuat dan paling sering muncul sebagai pengganti Bento, namun Arsitek yang kini menangani Chelsea itu mengaku sejauh ini tidak mendapatkan tawaran dari federasi Sepak Bola Portugal, tapi andaipun ada, maka dia akan menolaknya.

“Sejauh ini mereka belum menawarkan pertanyaan apakah saya menginginkan pekerjaan tersebut atau tidak, tapi saya tidak akan menerimanya” Demikian papar The Special One.

Selain itu, Mourinho juga mengomentari keputusan Federasi Sepak Bola Portugal untuk memecat Paulo Bento, menurutnya itu adalah hal yang aneh.

“Saya merasa terkejut dengan situasi seperti ini, tidak berlebihan jika pelatih dibebas tugaskan setelah satu atau dua laga yang buruk, bahkan jika laga itu adalah laga pra musim yang dinilai tidak baik, jika tidak ada hubungan atau peluang sukses yang kecil”

“Tapi ini bukan masalah sebenarnya, jika di akhir Piala Dunia kemarin Bento memutuskan untuk pergi, atau Asosiasi Sepak Bola Portugal memilih untuk menunjuk pelatih baru, itu baru normal, dalam kasus ini, itu adalah hal yang aneh” Imbuh Mou.