Tag Archives: transfer terbaru ac milan

AC Milan Masih Berpeluang Gaet Jackson Martinez

AC Milan Masih Berpeluang Gaet Jackson Martinez

AC Milan dan Atletico Madrid memang menjadi opsi bagi penyerang Tim Nasional Kolombia ini, namun keputusan baru akan dia ambil pekan depan.

Kabar gembira bagi para pendukung AC Milan karena klub kesayangan kalian masih berpeluang mendapatkan penyerang apik Tim Nasional Kolombia milik FC Porto, Jackson Martinez pada bursa transfer musim panas ini. Peluang tersebut masih ada karena sang pemain yang kini sedang berkiprah di ajang Copa America 2015 bersama timnas Kolombia mengaku belum mencapai kesepakatan apapun dengan Atletico Madrid, klub yang selama ini dikaitkan dengan mereka.

Hal ini dikatakan Martinez kepada A Bola setelah berhasil mengantarkan Kolombia ke babak perempat final copa America 2015. Sang pemain juga menyebut bahwa AC Milan masih menjadi salah satu opsi masa depannya yang mana baru akan diputuskan pekan depan.

“Saya tidak tahu, apakah saya akan bermain bagi Atletico Madrid atau tidak. Atletico dan AC Milan adalah dua opsi bagi saya, dan semua tak tergantung saya, namun semuanya akan terlihat jelas pekan depan” Ujar Sang penyerang kepada A Bola.

Menurut informasi yang kami dapatkan, pihak FC Porto membanderol harga 30 Juta Euro untuk penyerang berusia 28 tahun tersebut, namun jika berkaca dari pengalaman sebelumnya, AC Milan sepertinya akan membayar banderol tersebut dengan sistim dicicil, karena seperti kita tahu, klub-klub Italia saat ini termasuk AC Milan sendiri sedang mengalami masalah keuangan yang cukup serius.

AC Milan Dipastikan Gagal Rekrut Geoffrey Kondogbia

AC Milan Dipastikan Gagal Rekrut Geoffrey Kondogbia

Sebenarnya, AC Milan, AS Monaco dan Sang Pemain sendiri sudah berada diambang pintu kesepakatan transfer, tapi secara tiba-tiba kedua pihak menghilang, ada apa?

Geoffrey Kondogbia, gelandang AS Monaco ini sedang menjadi incaran tiga klub raksasa Italia, Juventus, AC Milan dan Inter Milan. Diantara ketiga klub tersebut, ternyata Rossoneri yang sudah nyaris mendapatkan tanda tangan kontrak sang pemain sebagaimana cerita yang dituturkan oleh Adriano Galliani selaku CEO AC Milan. Sayangnya, kesepakatan transfer gagal tercapai, karena dua pihak terkait menghilang begitu saja, dimana Galliani meyakini bahwa kegagalan ini disebabkan oleh adanya tawaran lebih menggiurkan yang mendatangi Pemain Timnas Prancis tersebut.

“Pada pukul 1.30 (Waktu setempat) sebenarnya proses transfernya sudah beres, dimana AS Monaco telah membuka jalan mereka bagi kami untuk merekrut Kondogbia dengan nilai mencapai 40 Juta Euro, caranya adalah dengan mencicil sebanyak dua kali selama dua tahun, masing-masing 20 Juta euro dan 20 Juta Euro”

“Perjanjian dengan Geoffrey juga sudah dirampungkan dan pada malam sebelumnya, juga dikonfirmasi oleh esok pagi oleh dirinya secara langsung dan juga ayahnya. Setelah kami sama-sama bertukar dokumen, pada pukul 1.30 siang, semua orang tiba-tiba menghilang begitu saja, sepertinya mereka berubah pikiran, atau ada klub lain yang datang dengan tawaran lebih tinggi” Ketus Galliani kepada Gazzetta Dello Sport.

Kabarnya, klub yang dimaksud oleh Galliani adalah Inter Milan, namun sejauh ini belum ada kabar lanjutan mengenai transfer sang pemain.

Thiago Silva dukung Ancelotti Kembali tangani AC Milan

Thiago Silva dukung Ancelotti Kembali tangani AC Milan

Mantan Kapten AC Milan itu yakin bahwa Kubu Rossoneri dan Carlo Ancelotti akan menemukan solusi yang tepat agar keduanya bisa kembali saling bekerja sama musim depan.

Seperti diketahui, Carlo Ancelotti dipecat oleh Real Madrid setelah laga pamungkas antara Real Madrid melawan Getafe digelar sekitar dua pekan lalu. Pelatih asal Italia itu diputus kontraknya usai tak mampu persembahkan gelar apapun kepada Real Madrid musim ini, padahal musim lalu dia berhasil persembahkan trofi Juara Liga Champions Eropa, Copa Del Rey, Piala Super Eropa dan Piala Dunia antarklub. Adapun setelah dipecat, Ancelotti memutuskan untuk istirahat dari karir sebagai pelatih sepakbola selama semusim ke depan.

Namun, sepertinya masih ada tim sepakbola yang sangat membutuhkan jasa Don Carletto, dan tim tersebut tak lain adalah AC Milan. Rossoneri melalui wakil Presiden, Adriano Galliani bertemu langsung dengan Carlo Ancelotti di Madrid untuk membahas kemungkinan dimulainya periode kedua kepelatihan Don carletto di AC Milan, sebagaimana dia meraih sukses pada periode pertama dari 2001 sampai 2009. Sang pelatih mengaku baru akan mengambil keputusan terkait hal ini pada tanggal 3 Juni besok.

Nah, terkait hal tersebut, eks Kapten AC Milan, Thiago Silva secara pribadi berharap Ancelotti bisa kembali tangani Rossoneri.

“Saya yakin akan kerja dari dua orang dibelakang klub ini, Galliani dan Berlusconi, ada peluang yang bagus untuk Ancelotti agar kembali ke AC milan. Klub yang besar, memang pantas mendapatkan pelatih besar, dan Ancelotti adalha pelatih hebat, saya percaya akan ada solusi yang bisa ditemukan” Ujar Silva kepada Sky Sports.

Laga Spesial AC Milan untuk Menjawab Semua Keraguan

Laga Spesial AC Milan untuk Menjawab Semua Keraguan

Menelan kekalahan beruntun di tiga pertandingan terakhir, tidaklah menyurutkan tekad AC Milan untuk kembali bangkit mengejar ketertinggalan mereka di klasemen sementara Serie A musim ini. Setelah mengalami kekalahan ketiganya di tiga pertandingan terakhir Serie A saat melawan Napoli minggu lalu, menjadikan asa tim berjuluk Rossoneri ini terus menipis untuk sanggup menembus zona Eropa. Selain itu, catatan pertandingan kemarin menambah hasil negatif yang didapatkan tim asal kota Milan tersebut. Tidak pernah menang di 5 pertandingan belakangan, dan tiga kali kalah berturut-turut, membuktikan buruknya pencapaian AC Milan akhir-akhir ini. Dan disaat seperti ini, Ac Milan harus menjamu tim kuat yang bertengger di posisi kedua klasemen Serie A, AS Roma.

Setelah mengalami pekan-pekan yang berat di laga Serie A musim ini, AC Milan harus kembali menjamu AS Roma setelah kekalahan terakhir mereka 3-0 minggu lalu melawan Napoli yang membuat mereka harus puas berdiri di urutan ke 11 klasemen sementara Serie A dengan mengantongi 43 poin dari 34 laga yang telah dimainkan. Menjamu tim ibu kota dengan semangat kemenangan, tim asuhan Filipo Inzaghi ini yakin bahwa mereka dapat memberikan hasil yang terbaik untuk kembali ke jalur juara. Menurut pelatih asal Italia tersebut, bukan hal yang tidak mungkin untuk AC Milan mendapatkan tiga poin dari pertandingan yang diselenggarakan di San Siro tersebut.

Menurutnya, pertandingan tersebut adalah pertandingan yang spesial dan dia berharap anak asuhnya dapat menampilkan yang terbaik karena jawaban dari keraguan semua orang pada Milan saat ini akan dijawab di atas lapangan nantinya. Pelatih berjuluk Super Pippo ini bertekad untuk dapat menampilkan yang terbaik karena sebelum kontraknya berakhir satu tahun lebih lagi dia harus tetap memberikan yang terbaik untuk timnya. Inzhagi juga menuturkan bahwa mereka telah menyiapkan strategi terbaik untuk bertarung melawan AS Roma dan tidak akan membiarkan para serigala Roma mengembangkan dan mendominasi jalannya permainan.

Bagi Filippo Inzhagi, di pertandingan ini dia yakin bahwa timnya akan memberikan penampilan yang terbaik untuk membuktikan bahwa apa yang telah terjadi belakangan ini bukanlah hal yang benar. Kekalahan beruntun dan tidak pernah menang di lima pertandingan terakhir nyatanya tidak menyurutkan mereka untuk meraih poin sempurna di pertandingan tersebut. Dia yakin bahwa kemenangan akan mereka raih meski saat ini mereka tidaklah dalam kapasitas terbaiknya dengan kekalahan beruntun yang mereka alami. Meski dalam segi kualitas saat ini AS Roma jauh diatas mereka, namun Inzhagi yakin bahwa jika mereka dapat tampil rapi, mereka pasti dapat menyulitkan siapa pun yang menjadi lawan mereka, seperti pada pertemuan pertama kedua tim tersebut musim ini.

Reka Ulang Sejarah Pilu untuk AC Milan

Reka Ulang Sejarah Pilu untuk AC Milan

Setiap pemain atau tim sepak bola biasanya pernah mengulang sejarah yang dulu pernah ditorehkan. Entah itu baik, entah itu buruk, tetap saja biasanya sejarah bisa jadi terulang. Hal itu sepertinya berlaku pada AC Milan pada hari Senin kemarin (4/5/2015). Sejarah yang terulang di sini adalah kebobolan yang sangat cepat dan banyak. Saat melawan Napoli pada senin kemarin, gawan AC Milan tembus oleh 3 gol dalam waktu 6 menit. Tentu saja itu merupakan kejadian yang sangat fantastis karena jaraknya sangat dekat dan jumlah golnya juga bisa dibilang sangat banyak .

Kejadian ini adalah bagian dari sejarah AC Milan di tahun 2005 yang mengharuskan mereka kalah dari Liverpool di tempat yang sama yaitu Istambul. Sebenarnya kesamaannya tidak hanya sampai di situ. Ternyata pelatih dari tim Napoli yang dilawan oleh AC Milan kemarin itu adalah Rafael Benitez yang juga merupakan pelatih Liverpool di tahun 2005.

Jadi ada tiga elemen sejarah yang terjadi pada satu waktu yang sangat kebetulan sekali. Setelah mengalami kekalahan karena adu pinalti yang seharusnnya tidak akan terjadi jika AC Milan tidak kebobolan 3 kali berturut-turut dalam 6 menit, di tahun ini sepertinya AC Milan tertimpa musibah yang sama. Akan tetapi tidak ada adu pinalti di laga ini karena AC Milan langsung kalah 0-3 dari Napoli. Kejadian ini benar-benar pengulangan sejarah memilukan yang seharusnya bisa diubah.

Sejatinya kejadian seperti ini bisa saja tidak terjadi sama sekali. Itu bisa dilihat melalui perjuangan semua tim untuk mencetak gol meskipun gagal semua karena membentur tiang, terlalu melebar, bahkan terjebak perangkap. Akan tetapi sepertinya AC Milan lengah ketika pertandingan sudah memasuki tahap akhir, dan hal itu juga sama seperti dulu. Mungkin karena stamina dan konsentrasi yang menurun setelah mencoba berbagai hal untuk mencetak gol dalam pertandingan waktu itu, AC Milan akhirnya membiarkan Napoli mencetak gol di menit 70 oleh Marek Hamsik. Setelah memecah kebuntuan, Napoli semakin bersemangat dan mencetak dua tambahan gol di menit 74 dan 76 oleh Manolo Gabbiadini.

Semua kesialan itu sebenarnya bukan tanpa alasan ataupun alasan sepele seperti kurang konsentrasi. Akan tetapi lebih kepada kejadian sebelumnya yang mengharuskan AC Milan mengakui kehebatan kedua lawan sebelumnya. Tidak hanya itu, dalam pertandingan kemarin, AC Milan harus kehilangan pemain hebat miliknya karena terkena kartu merah dari wasit. Tidak hanya itu menurunkan kekuatan moral tapi juga membuat strategi dan formasi AC Milan tidak tentu. Dengan demikian, maka kejadian memilukan akhirnya terjadi. Untuk dapat mendapatkan tiket untuk laga berikutnya, AC Milan harus berjuang mendapatkan poin tambahan di 4 pertandingan berikutnya.

Phillippe Mexes Ingin Dapatkan Kontrak Baru dari AC Milan

Phillippe Mexes Ingin Dapatkan Kontrak Baru dari AC Milan

Philippe Mexes, Full back berusia 33 tahun tersebut mengaku masih ingin meneruskan karirnya di atas lapangan dengan mengenakan kostum AC Milan.

Pemain yang direkrut AC Milan dari AS Roma pada tahun 2011 lalu itu sejatinya masih terikat kontrak di San Siro sampai bulan Juni 2015 mendatang. Tapi, sang pemain sendiri masih belum tahu apakah pihak Rossoneri bakal memperpanjang kontraknya yang tinggal beberapa bulan lagi itu. Mexes mengaku sedikit khawatir, karena klub juga sedang dalam kondisi kritis menyusul performa buruk dalam dua musim terakhir. Walaupun demikian, Mexes berharap bisa mendapatkan kontrak baru dari Rossoneri.

“Saya berharap bisa mendapatkan kontrak baru dari Milan, penting bagi keluarga saya untuk tetap mengetahui apa yagn terjadi, dan saya merasa sedikit terganggu dengan ketidakjelasannya kontrak ini. Terlepas dari itu, saya akan tetap memberikan yang terbaik bagi klub sampai akhir musim” Ujar Mexes kepada reporter setempat.

Lebih lanjut, Mexes mengaku kecewa akan performa klub sejak awal musim yang terancam tidak bisa beraksi kembali di Pentas Eropa musim depan. Namun begitu, Mexes bersukur dalam laga Derby della Madonina akhir pekan kemarin, Rossoneri tak dipermalukan sang rival sekota .

“Yang paling penting, kami tidak menelan kekalahan, kami juga harus mengincar poin sebanyak mungkin di sisa musim ini. Tentu saja ada rasa kecewa, dan harusnya kami bisa mendapatkan yang lebih baik. Tapi hal itu sudah berada di belakang kami” Lanjut Mexes.

Carlo Ancelotti Berhasrat Kembali Tangani AC Milan

Carlo Ancelotti Berhasrat Kembali Tangani AC Milan

Manajer bertangan dingin asal Italia yang kini menangani Real Madrid, Carlo Ancelotti menyampaikan hasratnya untuk kembali berkarir di Italia dengan Menangani sang mantan, AC Milan.

Seperti diketahui, AC Milan sedang mengalami masa krisis sejak musim lalu. Mulai dari masa Kepelatihan Massimiliano Allegri, berlanjut ke Clarence Seedorf, hingga yang terbaru, Filippo Inzaghi, tapi raksasa berjuluk Rossoneri itu tak kunjung mampu tembus Zona Eropa di Klasemen sementara Serie A Italia. Situasi sulit ini juga dirasakan oleh Mantan pelatih Sukses The Red Devils, Carlo Ancelotti. Tak ayal, dalam jumpa pers jelang pertandingan melawan Granada, Don Carletto menyampaikan keinginannya untuk bisa tangani AC Milan suatu saat nanti.

Tapi, pelatih yang juga sempat tangani Chelsea dan Paris Saint-Germain itu menegaskan bahwa Inzaghi sejatinya kini adalah sosok pelatih yang tepat bagi AC Milan.

“Inzaghi merupakan sosok yang tepat untuk ambil alih kepelatihan AC Milan, ketika anda ditawari untuk menangani tim besar, maka tentu anda harus mengambil kesempatan tersebut. Seorang pelatih harus tahu bagaimana caranya bersabar”

“Lantas, mungkinkah saya kembali ke AC Milan? Tentu saja, itulah satu-satunya tempat yang ingin saya kunjungi lago. Berlusconi (presiden Klub) tak pernah mengatakan tim mana yang harus saya pilih” Ujarnya kepada Pers.

Carlo Ancelotti, 56 tahun telah berhasil mempersembahkan banyak trofi saat masih menangani AC Milan, termasuk diantaranya dua trofi Liga Champions dan satu Scudetto.

Fernando Torres Gabung AC Milan

Fernando Torres Gabung AC Milan

Sang Striker tinggal menjalani tes medis di Milan sebelum kepindahannya ke San Siro Rampung sepenuhnya, dia dipinjamkan selama dua musim oleh Chelsea.

AC Milan, raksasa Serie A Italia itu akhirnya berhasil mendatangkan seorang striker kelas dunia dalam skuat mereka, dia adalah Fernando Torres, pemain yang memang telah diincar sejak awal bursa transfer musim panas ini oleh I Rossoneri. Kabar ini memang belum sepenuhnya resmi, namun kubu Chelsea telah mengkonfirmasi dan memastikan eks Atletico Madrid itu akan segera merapat ke San Siro dengan status sebagai pemain pinjaman selama dua musim lamanya.

“Chelsea Football Club dan AC Milan telah mencapai kesepakatan untuk peminjaman Fernando Torres selama dua musim ke Klub Italia itu” Tulis The Blues dalam situs resmi klub.

Adapun soal peresmian nya, Torres hanya tinggal menjalani tes medis saja di kota tersebut sebelum benar-benar bergabung dengan resmi.

“Adapun proses kepindahan Fernando Torres kini tingal menyepakati kesepakatan personal dengan AC Milan dan melakukan tes medis disana”

Menurut informasi yang kami dapatkan, Torres bersedia dipangkas gajinya demi bisa bergabung dengan AC Milan, mengingat tingginya gaji mantan pemain Liverpool FC itu, dan AC milan sebelumnya sempat tak sanggup memenuhinya.

Adapun langkah Milan mendatangkan Torres adalah menutupi kesosongan di posisi striker utama yang baru saja ditinggal oleh Mario Balotelli.

Torres memang bisa dipastikan jarang mendapatkan kesempatan bermain jika terus berada di Chelsea, terkait dengan kedatangan Diego Costa yang langsung masuk dalam skuat utama dibawah asuhan Jose Mourinho.